Improvisasi

Ketika saya mentok dengan suatu ide, sering kali saya terlarut dalam stagnasi itu. Efeknya adalah, produktifitas saya berkurang. Dan lebih parahnya lagi adalah deadline yang sudah ditentukan harus diatur ulang. Hanya karena ide yang stagnan.

Banyak alasan, kenapa kadang-kadang ide yang awalnya sudah kita rencanakan dari awal akan berjalan lancar, tapi tiba-tiba stagnan di tengah jalan. Bisa jadi karena perubahan konsep, perubahan lingkungan, kehilangan orientasi, bahkan dalam kasus saya, stagnasi ide kadang disebabkan oleh mood, dan paling sering juga terjadi karena “kanker” alias kantong kering. 🙂

Bagi saya, yang memilih bergelut di bidang desain, kreatifitas kadang menjadi senjata. Bisa saja senjata itu saya gunakan untuk menusuk klien agar preject saya mengesankan mereka. Namun kadang kala senjata itu berbalik arah ke saya, sembari menanyakan “apakah ini yang kamu sebut dengan kreatif?”

Disitulah improvisasi bisa menyelamatkan kita. Walaupun kadangkala, improvisasi sering kali membuat kita juga mempertanyakan apakah saya tega menelanjangan kreatifitas saya sendiri.

Karena kadang kala, ide yang semua kita anggap sangat kreatif, ternyata tidak sanggup di terima oleh kreatifitas klien. Untuk itulah, improvisasi menyelamatkan proyek, namun kadangkala juga menelanjangi kreatifitas.

Namun, telanjang dengan proyek yang selesai adalah juga kreatifitas bukan..?

 

Mari saya tunjukkan arti penting dari improvisasi melalui video ini.(Aktifkan teks bahasa Indonesia)

3 thoughts on “Improvisasi”

  1. Ide dari diri sendiri merupakan hal yang sangat penting. Boleh kita melihat ide orang lain namun sebagai pelengkap atau pembanding untuk suatu tujuan yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.