Speedy Kota Banda Aceh Yang Lelet

Sudah beberapa hari ini, kondisi internet di Banda Aceh sangat tidak menentu. Kadang-kadang ia melaju dengan sangat cepat, tapi kadang leletnya melebihi kura-kura.

Walaupun hampir semua warung kopi di seluruh kota Banda Aceh memiliki akses WiFi gratis, namun saya juga berlangganan internet paket Speedy di rumah. Tujuannya, untuk memenuhi hasrat kecanduan internet yang sudah bisa dikatakan kronis. Tapi saya juga tau diri, batas pembayaran iuran bulanan Speedy adalah tanggal 20 setiap bulannya, dan jika lewat tanggal tersebut, internet masih bisa di akses, tapi dengan kecepatan lelet, hingga tangal 30 atau 31 bulan tersebut.

Ah.. saya pikir saat itu sudahlah, saya tunggu saja sampai habis bulan ini saja dulu, baru saya bayar tagihannya.

Tapi, hari ini tanggal 1, saya kembali memulai kebiasaan lama, nongkrong di warung kopi, untuk WiFi gratis. Selain itu, ada kerjaan yang membutuhkan akses internet.

Ternyata oh ternyata, internet di warung kopi ini juga lambatnya minta ampun. Apakah mereka telat bayar tagihan juga..? saya rasa mereka tidak mungkin mengambil strategi itu, mengingat karena sebagian besar pengunjung warung kopi di Aceh mengandalkan ketersediaan WiFi gratis di setiap warung kopi. Jika tak ada WiFi, jangan harap warung tersebut ramai dikunjungi.

Saya coba ping, hasil tidak memuaskan:

mIys9TX

Saya coba lagi Speed Test, lagi-lagi mengecewakan.

wLRj0oj

Lalu saya tanyakan teman saya yang bekerja di pemerintahan, saya tau di akantornya baru baru ini memasang Speedy paket Corporate, dengan kapasitas 3MbPs. Tapi apa katanya tentang kecepatan internet di kantornya “Lumanyun”.

Wah… dan ternyata hal ini sudah berlangsung seminggu lebih…

Jadi teringat, ketika Presiden melakukan telekonferens, lalu tiba-tiba koneksinya putus. Sang presiden langsung memarahani provider telekonferens plat merah tersebut. Jika begini, apa yang bisa kita perbuat.?

Dalam kasus ini saya bingung ingin melaporkan ke mana. Jika melaporkan ke Speedy, pasti mereka meminta tagihan saya dilunaskan terlebih dahulu. Padahal, masalahnya bukan di jaringan saya saja.

Sempat berfikir untuk melaporkan saja ke KIA (Komisi Informasi Aceh), karena jaringan internet adalah jaringan informasi, informasi yang lambat bahkan putus-putus, merupakan pelanggaran hak informasi masyarakat. Karena semua masyarakat Indonesia berhak mendapatkan informasi.

🙂 semoga 😀

3 thoughts on “Speedy Kota Banda Aceh Yang Lelet”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.